Ukhuwah
Munsyid : Suara Persaudaraan
http://liriknasyid.com
Dalam sebuah jalinan persaudaraan Islam
Jalinan yang abadi di sisi Tuhan
Berawal dari sebuah perkenalan
Semai tumbuh mekar berbatang serta berdahan
Berhiasakan ranting dan rerimbun dedaunan
berbuahkan cinta suci karena Tuhan
Damai kalbu sejuk terasa indah di pandang
Rasululloh mengajarkan tentang arti kata cinta
Yang harus diungkapkan pada sahabat atau saudara
Dengan kata - kata indah yang terungkap dari lisan
Seindah yang terpendam dalam kalbu
Di altar bandara Husain Sastra Negara
Kutemukan kurasakan sebuah fenomena cinta
Kusadari sepenuhnya cinta adalah rahmat-Nya
Yang harus di jaga dan dipelihara
Alloh kuatkanlah serta liatkanlah
agar cinta berbuahkan payung - payung perlindungan
dihari kiamat di hari tiada naungan kecuali dengan izin-Mu
Kunantikan janji-Mu
Kuberharap pada-Mu
Kuberada diantara tujuh golongan yang kau lindungi
Tempatkanlah diriku
Dudukkanlah diriku
Diatas mimbar yang terbuat dari cahaya-Mu
du.. du.. du..
back to "Tiada Kata indah......."
back to "Alloh kuatkanlah......."
Sudah usang untuk membahas tentang teori ukhuwah...
Karena hampir semua orang sudah tahu apa itu rukun ukhuwah :
Taaruf...
Ta'awun...
Takaful...
Level terendahnya berlapang dada dan puncaknya adalah itsar
Usang!
Teori hanyalah teori
Sebagus apapun teorinya, tanpa implementasi... teori hanya menjadi kata-kata kosong tanpa makna...
Saat hati sudah tak lagi bersatu dengan ikatan iman, lenyaplah ukhuwah yang terbina bertahun lamanya.
Masa-masa bersama dalam keletihan menjalani perjuangan di jalan da'wah...
Masa-masa bersama dalam tangis, tawa, kebingungan, keceriaan...
Saat kita membina diri kita dalam kesulitan-kesulitan yang kita hadapi...
Seperti berlalu begitu saja dihempas ambisi pribadi
Aku tak menyalahkan siapa pun...
Saat ku ditanya tentang kabar seorang saudariku yang kian hari kian berubah, aku hanya bisa terdiam
Aku sadar aku berinvestasi dalam kasus ini
Untuk kesekian kalinya aku telah menanam benih kesalahan yang berkepanjangan
Ya ALLAH...
Semoga Kau mengampuni ku
Sudah berapa lama aku tak mendoakan saudari-saudariku?
Sudah berapa rabithah yang aku lewati tanpa kuingat wajah-wajah saudariku?
Sudah berapa bulon kupendam kesempitan dada akan saudari-saudariku?
Ah... sesungguhnya aku tak pantas disebut orang shalih! apalagi disebut orang beriman!
" Dari Anas r.a. Nabi SAW Bersabda : Tidak sempurna keimanan seseorang
dari kalian sebelum Ia mencintai saudaranya (sesama Muslim) sebagaimana
Ia mencintai dirinya sendiri" (HR.Bukhari)
Betapa inginnya aku kembali membuka perbincangan yang hangat dengan saudariku seperti dulu...
Aku berharap aku bisa menjadi seseorang yang berharga di matanya... karena aku menunjukkannya jalan yang lurus (kembali)
Seperti yang pernah kita jalani dulu...
Kita memang tak pernah mengikat janji untuk suatu apapun. Tapi kau saudariku yang harus kuajak untuk kembali mereguk manisnya iman diantara peluh dan darah yang kita korbankan untuk Tuhan kita.
Aku sangat terkesan dengan nasyid ini...
Nasyid yang kita lantunkan saat kita sama-sama masih lucu... baru berjilbab dan mulai mencari kebenaran. Dan kita temukan kebenaran itu di sebuah komunitas da'wah.
Munsyid : Bestari
http://liriknasyid.com
kulihat pakaian yang berjilbab putih
itulah diriku tapi nyatanya hati dan tingkah lakuku belum sesuai dengan pakaianku
sering ngomongin orang, belanja takaruan,pilih-pilih teman,
kadang iri-irian sering juga dandan berlebihan
tetapi ternyata diriku menyerti arti jilbab ini
tak hanya pakaian ataupun hiasan
atau lebih lagi jilbab putih ini akan mengantarkan diri kita pada cinta Illahi
bersihkan hatimu,luruskan ahlakmu,
jadilah muslamah yang penuh karisma
semoga Allah bersama kita....(dem..badem...badem.....)

Comments